Edukasi Bahaya Narkoba | I Wayan Gede Suwahyu | BNNK Denpasar Narkoba Sebagai Ancaman Generasi Muda

Event : Edukasi Bahaya Narkoba
Tanggal : 18 Maret 2016
Pemateri : I Wayan Gede Suwahyu, BNNK Denpasar
Tema : Narkoba Sebagai Ancaman Generasi Muda

Tujuan :
1. Meningkatkan pengetahuan tentang Narkoba dan dampak buruknya.
2. Memahami jenis dan efek yang ditimbulkan akibat pemakaian Narkoba.
3. Memahami faktor penyebab dan upaya untuk Menghindari segala bentuk pengaruh2 penyalahgunaan Narkoba.

Pengertian :
Narkoba adalah singkatan dari : Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adiktif lainnya, atau obat-obatan berbahaya.
Narkoba bila disalahgunakan akan mempengaruhi fungsi saraf otak dan kepribadian seseorang.

JENIS Narkoba DAN DAMPAK BURUKNYA :

* GANJA/Canabis Sativa
Biji Ganja
Ganja Kering
Daun Ganja

Dampaknya :
– Motifasi rendah susah dikendalikan
– Depresi dan Paranoid
– Gangguan presepsi dan berpikir
– Gangguan keseimbangan tubuh
– Sulit kosentrasi, gerakan lambat

* Candu/Opium
Bunga Candu
Buah Candu
Getah Kental : Diolah Kimia menjadi Morfin

Dampaknya :
– Menimbulkan euphoria
– kebingungan
– berkeringat
– gelisah
– Mulut Kering warna muka berubah

* KOKA/KOKAIN
Daun Koka
Buah koka
Serbuk Koka

Dampaknya :
– Memicu serangan jantung, stroke dan gagal ginjal
– Perilaku agresif, gemetar berlebihan
– Pandangan kabur halusinasi

* EXSTASI
Dampaknya :
– Kerusakan ginjal, hati dan otak
– Kehilangan ingatan dalam jangkuan yang lama
– Menggigil, berkeringat dan muntah
– Tidak mampu untuk berpikir, melihat dan menyelaraskan

* INHALANTS
Dampaknya :
– Kerusakan permanent pada hati dan ginjal
– Cenderung mengalami pendarahan pada hidung ( mimisan )
– Kehilangan ingatan, sulit belajar dan melihat sesuatu secara jelas
– Kehilangan kendali tubuh
– Kram, nyeri dan batuk parah

* SABU
Dampaknya :
– Gangguan fungsi hati, ginjal dan urat syaraf
– Perilaku abnormal, mudah bingung
– Berkhayal dan Berhalusinasi
– Mudah cemas dan marah

* AMPHETAMINE
Dampaknya :
– Denyut Jantung Meningkat
– ekanan Darah Naik
– Penekan Nafsu Makan
– Gelisah Meningkat
– Peningkatan Kecemasan

3 Hal Penanganan Narkoba :
Supply Reduction
– Memutus mata rantai jaringan peredaran & penyalahgunaan narkoba (penegakkan hukum)
Demand Reduction
– Mencegah penyalahgunaan narkoba
Harm Reduction
– Mengurangi dampak buruk penyalahgunaan narkoba.

NARKOBA dipandang sbg masalah HUKUM :
– Penindakan Hukum : Polisi, BNN, Bea Cukai, Granat, dan Ormas lainnya.
– Pencegahan Penyalahgunaan : LSM, Instansi Pemerintah, KSPAN, Relawan, BNN, dll.
– Pemberdayaan Masyarakat (korban) : LSM, Panti Rehabilitasi, Instansi Pemerintah, Pondok Pesantren, BNN, dan Ormas lainnya.

Fakta Tentang NARKOBA :
– Narkoba sudah diproduksi di Indonesia.
– Di Bali Penyalahgunaan Narkoba sudah merata.
– Berbagai jenis Narkoba sudah beredar di masy.
– Kelompok usia remaja sudah konsumsi Narkoba.
– Tingkat represif cukup tinggi, tetapi Narkoba masih beredar dan disalahgunakan.
– Salah satu kasus HIV/AIDS berawal dari penggunaan Narkoba dengan jarum suntik bersama.

Mengapa Narkoba Penting Mendapatkan Perhatian ?
– Berdampak buruk pada aspek kesehatan, pendidikan, sosial, ekonomi, agama, hukum, dll.
– Menimbulkan stigma & diskriminasi
– Berakibat Ketergantungan, Masalah Sosial
– Kecanduan, Overdosis, Kematian sia-sia
– Remaja + Pergaulan = Perilaku Resiko?

Dampak Buruk NARKOBA :
– Masalah dg Hukum
– HIV/AIDS

Mengapa (Penyebab) REMAJA/PEMUDA Menggunakan NARKOBA?
– Pergaulan
– Ingin masuk dalam komunitas/kelompok
– Rasa ingin tahu (coba-coba)
– Karena orang lain melakukannya
– Menghilangkan masalahnya
– Image/gengsi
Dll

Tahapan pemakaian :
– Coba coba
– Penyalahgunaan
– Kecanduan
– Ketergantungan

Faktor-Faktor Penyebab Penyalahgunaan NARKOBA
– Tersedianya Narkoba
– Pengaruh sosial dan budaya
– Media massa
– Masyarakat tidak peduli

Pengertian SHISHA :
SHISHA adalah peralatan untuk membakar tembakau beraroma buah-buahan. Asapnya kemudian disalurkan melalui sebuah wadah air dan dihisap dengan menggunakan selang khusus.
SHISHA adalah tembakau basah, warnanya hitam, dan bagi yang tidak terbiasa menghisapnya, bisa pusing.

Mengapa Shisha Penting Mendapatkan Perhatian?
– Shisha merupakan budaya Timur Tengah (Shisha adalah rokok ala Arabia)
– Cara dan efeknya seperti MEROKOK, dan biasanya dilakukan secara bersamaan / bergantian.
– Shisha sudah mulai dikonsumsi oleh kalangan Anak Muda.
– Cara untuk menikmati asap rokok pun kini semakin beragam misalnya dengan menggunakan shisha atau hookah yang berasal dari negara Timur Tengah. Kata shisha/hookah sendiri berasal bahasa Persia yang memiliki arti gelas piala. Makna hookah maupun shisha sama-sama mengacu pada bentuk, cara menghisap, sekaligus kandungan air sebagai penyaringnya.
– Banyak anggapan bahwa kandungan air yang digunakan dalam hookah/shisha berfungsi sebagai filter penyaring racun yang membahayakan. Tak heran bila kebiasaan menghisap hookah pun menjadi pilihan anak muda masa kini ketimbang menghisap rokok yang dikenal mengandung racun berbahaya.
– Namun pada kenyataannya, baik rokok atau pun shisha ternyata memiliki efek negatif yang tak jauh berbeda. Sebuah riset terbaru menyebutkan, hookah dan rokok tembakau sama-sama mengandung kadar tinggi karbon monoksida yang merugikan kesehatan.
– Seiring perkembangan waktu, shisha dimodifikasi dengan berbagai rasa (strawberry, apple, mint, dll), tetapi tidak mengurangi kandungan/efek yang berbahaya.
(Riset yang dipublikasikan dalam Journal of the American Medical Association)

Hasil PENELITIAN LABORATORIUM NASIONAL Prancis
Hasil penelitian laboratorium nasional perancis, laboratoire National d’Essais (LNE), yang disampaikan oleh Agen Anti Tembakau Prancis (OFT) menyatakan bahwa rokok arab atau sisha, ternyata lebih berbahaya daripada rokok biasa. Tak heran karena ternyata sisha lebih berbahaya ketimbang rokok biasa. Menghisap 1 sisha setara dengan 15 hingga 52 batang rokok. Itu baru kandungan karbon monoksidanya sedangkan kandungan TAR 1 sisha setara dengan 27 hingga 102 batang rokok. Satu sisha setara dengan sekitar 70 hisapan rokok. Sebut Presiden OFT Bertrand Dautzenberg seperti dilansir AFP.

Mengapa Zat Shisha Berbahaya bagi Kesehatan?
– Perokok biasa mengisap asap tembakau kurang dari 10% bagian paru-paru, sementara perokok berat mengisap lebih dari 30%. Bagi perokok shisha, justru lebih tinggi lagi, yaitu sekitar 40%.
– Terjadinya Batuk : 3,9% pada non perokok, 6,8% pada perokok ringan, 10% pada perokok berat, dan pada 14% pengisap shisha. (hasil penelitian University Medical di Iran)
– Penggunaan kadar tinggi dan karbon monoksida yang terserap oleh tubuh dapat menyebabkan kerusakan pada otak serta hilangnya kesadaran

Siapa Saja Yang Menggunakan SHISHA ?
SHISHA digunakan oleh berbagai kalangan yang didorong oleh gaya hidup.
Saat ini perokok Shisha sudah merambah pada kalangan Remaja/Pelajar (bagian dari PERGAULAN anak muda)

Efek dan Dampak Buruk Penggunaan Shisha ?
– Sakit kepala :
Setiap perokok shisha akan mengalami sakit kepala setelah menikmati shisha. Karbon monoksida dari hisapan shisha dapat menyebabkan sakit kepala dan mual. Selain itu, kadar karbon monoksida yang tinggi bisa menyebabkan kerusakan otak yang memicu rasa sakit di kepala dan hilangnya kesadaran.

Ketergantungan :
Ketika Anda menghirup nikotin selama berjam-jam, Anda cenderung akan mengalami kecanduan.

Jika Anda terserang sakit kepala, kelelahan atau depresi saat tidak merokok shisha, maka itu beberapa gejala Anda kecanduan shisha.

Kanker :
Shisha dihisap melalui pipa logam. Ketika Anda menghisap melalui pipa logam, maka Anda menghirup logam berat, seperti karbon monoksida, tar, besi dan logam beracun lainnya yang memberikan efek buruk bagi tubuh. Salah satunya memicu kanker.
Bahan kimia ini dapat menjadi karsinogenik (penyebab kanker) bagi tubuh. Merokok shisha tidak sehat karena meningkatkan kemungkinan menderita kanker terutama kanker mulut, tenggorokan, paru-paru atau bibir.

TBC
Tradisi menghisap shisha biasanya dilakukan secara berkelompok. Nah, karena sering bergantian merokok melalui satu pipa yang sama, shisha bisa menularkan kuman-kuman berbahaya termasuk TBC yang menular lewat cairan/ dahak.

Bagaimana Mencegahnya (Remaja) ?
– Memahami dan Sadar bahwa merokok serta konsumsi Zat Shisha lebih dominan Dampak Buruknya.
– Mempertimbangkan bahwa kebiasaan menghisap rokok dan zat shisha besar kemungkinan sbg “Pintu Masuk” Penyalahgunaan Narkoba.
– Komitmen antar remaja/siswa bahwa Prestasi Belajar lebih berguna dari pada mengikuti Gaya Hidup.

– Harus berani bilang TIDAK, dan MENOLAK bila ditawari PAKAI NARKOBA!
Tingkatkan PENGETAHUAN ttg narkoba beserta dampak buruknya.
– Pahami FAKTOR FAKTOR PENGARUH penyalahgunaan Narkoba.
– Sebab – Akibat
– Mengembangkan metode / cara pencegahan narkoba (keagamaan, olahraga, musik, kreatifitas, lomba, dll)

KESIMPULAN :
– Narkoba dipahami untuk DIHINDARI
– Narkoba lebih banyak dampak buruknya, dibanding manfaatnya.
– Pencegahan lebih baik dari pada bermasalah dengan HUKUM.
– Pengguna narkoba lebih baik direhabilitasi dari pada DIPENJARA.

“Jangan Mencoba Narkoba Walau Tergoda!”

“Pergaulan seringkali dipandang sebagai akar/awal dari pengaruh penyalahgunaan Narkoba”

UPAYA-UPAYA YANG TELAH DILAKUKAN DALAM MENEKAN PENYALAHGUNAAN DAN PEREDARAN GELAP NARKOBA
– Melaksanakan Dialog Interaktif di stasiun Radio dan Sweping


1 thought on “Edukasi Bahaya Narkoba | I Wayan Gede Suwahyu | BNNK Denpasar Narkoba Sebagai Ancaman Generasi Muda”

Komentar, Pertanyaan dan Masukkan