Leadership and Public Speaking using Social Media | Thre3Speakers

Leadership and Public Speaking using Social Media

Thre3Speakers: Bayu Oktara, Hilbram Dunar, Uli Herdinansyah

Seminar Women Master Class with Indosat Ooredoo

 

Dalam komunikasi, public speaking bisa membuat seseorang grogi, sehingga saat itu terjadi, bisa membuat gemetaran, kehilangan kata.

Langkah pertama yang Anda lakukan untuk menghilangkan grogi adalah dengan perhatikan penampilan, karena manusia adalah makhluk visual.  Selanjutnya adalah content apa yang akan Anda sampaikan, bagaimana caranya? Kalau kita memiliki komunikasi yang tepat, pasti kita akan mendapatkan rezeki yang hebat. Dalam komunikasi, pesan harus disampaikan dengan tepat sehingga orang tersebut melakukan apa yang kita inginkan, oleh karena itu kita harus bisa mempresentasikannya dengan tepat. Kuncinya adalah kemampuan untuk memahami mata, telinga dan hati diri sendiri, dan juga orang lain. Dalam komunikasi mulut bisa berbohong, namun bahasa tubuh tidak bisa berbohong. Bagaimana cara melakukan komunikasi yang baik? yaitu dengan komunikasi yang hebat.

 

Social media – Membangun jaringan sosial atau hubungan sosial. Menciptakan, berbagi atau bertukar informasi dalam hal karir atau sesuatu yang menarik seperti ide dan gambar atau video di dunia jaringan virtual.

 

Aplikasi Chatting – Pesan singkat atau pesan melalui perangkat. Murah dibandingkan sms, tidak dibatasi 140 katakter. Banyak fitur unggulan seperti tagar, group dalam kelompok, peringatan pesan, update status dan media atau berbagi file.

Top social media resolutions for 2016: LinkedIn, Instagram, Blogspot, Skype, Pinterest, Facebook, Twitter, Bing, Google play, Google plus, Snapchat, Wikipedia, Meet up.

Top mobile chat messanging application: BBM, Whatsapp, Line, Skype, Snapchat, etc.

Digital trend 2016 : Twitter, FB, Path, IG, WA, Line, Kakao Talk.

Path – More than 4 mio user (2014). 54% mengakses 1-3 kali per-hari. Mayoritas pengguna yang berusia 19-30 menggunakan untuk berinteraksi dengan teman atau orang asing. Mayoritas pengguna berusia 30-39 menggunakan untuk berinteraksi dengan keluarga. Whats new?; #Pathdaily, Mute.

 

Why do we have it?

  1. Interaksi sosial
  2. Informasi up to date
  3. Mengisi waktu
  4. Hiburan
  5. Relaksasi /anti stress
  6. Ekspresi pendapat
  7. Bahan obrolan/Ice breaking
  8. Mudah diakses
  9. Berbagi informasi
  10. Mengenal seseorang

Who? Siapa pengguna media sosial? Everybody, Every brand.

 

Data pengguna internet/dunia digital di Indonesia:

  • 260 juta jumlah penduduk 88.1 juta pengguna internet aktif (34% dari total populasi).
  • 79 juta pengguna sosial media.

Pertumbuhan digital di Indonesia Januari 2015-Januari 2016:

  • 15% pengguna internet aktif.
  • 10% Pengguna media sosial.
  • 2% pengguna atau pelanggan hp.
  • 6% pengguna social media dengan hp.

Alat/device yang digunakan untuk akses dunia digital :

  • 85% type mobile phone
  • 43% smart phone
  • 15% laptop/pc
  • 4% tablet
  • 3% lain lain

Rata rata waktu untuk mengakses media dalam 1 hari :

  • 4 jam 42 menit mengakses internet via pc/tablet
  • 3 jam 33 menit mengakses internet via handphone
  • 2 jam 51 menit mengakses social media
  • 2 jam 22 menit menonton tv

35 juta orang rata rata 48% dari total pengguna internet di indonesia mengakses internet 1 kali per hari.

Contoh social media storm in Indonesia:Dina Rika Sari, Aw Karin.

 

Media Sosial

Are u on social media? What social media account do u have? What r u selling? What r u looking for at social media? Have u ever unfollow? Unshare?

Profile Picture/Image/Selfie.

  • When someone is viewed from above they are seem as weaker and in need of protection.
  • When someone is viewed from below they are seem as more self, confident, sociable and attractive.
  • When viewing someone straigh on we see them as more trust worthy, open minded and shympatic.

Perhatikan bagaimana Image profile picture mu:

  • Fake happiness versus real happiness
  • Perhatikan angle mengambil foto
  • Perhatikan posisi mengambil foto dengan membagi 9 kotak obyek, maka yang paling banyak diperhatikan adalah di kotak yang bersinggungan di tengah

Menjadi cinta karena bahasa

  • Perhatikan bahasamu
  • “Kalau ingin dijadikan 1 1 nya, jangan bersikap pantas dijadikan salah satunya” – Hilbram Dunar
  • Perhatikan komposisi warna maupun posisi gambar
  • Pilih fakta atau gambar yang “tidak biasa”

Bahasa apa yang kamu gunakan di social media?

  • Formal ?
  • Non formal ?

How to brand yourself

  • Apa yang dimunculkan mesin pencari seperti google ketika diketik namamu?
  • An effective personal brand wields influence and with it you are likely to enjoy

The benefit of a powerfull personal brand

  • Are u and expert? Expertise?
  • Find a color palette and use it consistently.

Berapa kali akses social media?

  • Twitter 6 times per day
  • Facebook 2 times per day
  • Google plus 3 times per day
  • Linked in 1 times per day
  • Path 3 times per day
  • Instagram 3 times per day

Story telling in digital communication

Quotes about story telling :

  • body language 53%
  • tone / feeling 40%
  • words 7%

Word + feeling = powerfull words.

Powerfull word + Body language = effective communication.

Gunakan kata di twitter yang “positif”.

Stories told without passion, are not worth telling.

How is more important than word → what do you want to communicate → there has to be a certain aspect in your story which changes with time → it nees to have → Flow, direction, speed, magnitude.

Pick up the best movies out there and you will always find these 4 element at the best. For example: Cinderella.

How is also related to your target audience which in turn is related to your choice of social channel.

How? Many ways to tell your stories:

1. Memes are the new way to expess emotions and has an instant connection with audience. An internet memes is a concept thats spreads rapidly from persons via the internet, largely thru internet based. Pada 2013 Richard Dawkins membuat sebuah memes sebagai salah satu bentuk kreativitas manusia, ide awalnya adalah potongan potongan gambar secara acak kemudian dipilih untuk disatukan jadi 1 gambar.

2. 6 second short video format is the best way to connect with audience which demands short and powerful message.

3. Instagram aesthetic photos. Everyone is an artist on social media. Instagram provides the best platform for sharing something as mundane as a chip of tea to create a poetic experience

4. Twitter 140 character and image. Tweet travels faster than any other content on social media. The light weight 140 character content allows you to reach masses in no time.

Bicara itu harus memunculkan inspirasi, pendengar menjadi “Aha” atau “Ya, ya, ya”. Gunakan bahasa sosmed sesuai dengan karekteristik yang ingin “pemilik” nya niatkan dan juga “follower” yang dimilikinya.

Lets try to tell your story on FB.

  • Masukkan unsur cerita dalam postingan.
  • Ceritakanlah dengan urutan untuk menyampaikan sesuatu yang besar.
  • Ceritakan dalam bentuk narasi saat post up date.
  • Sampaikan cerita dibalik produk anda.
  • Don’t share to many personal detail, social media isn’t your diary.
  • You need to nurture your process and build on intuition.

 

Infographics + animation

Graphics and animation are the most creative ways for story telling to story telling which can last for years.

 

So, how often should I post?

  • Twitter : several times a day, space out is okay because twitter stream can fly off screen so fast.
  • Facebook : one or two times a day is sufficent, otherwise you will overwhelm your followers, every other day trends to get the most interaction.
  • Linked in : Post enough to remain active, but its not expected the you be posting constantly.

Do:

  1. Define your target market and how they will create value to your brand.
  2. Create a monthly calendar for scheduling out posts.
  3. Keep messages consistent with the brand, show brand personally.
  4. Build strong network who will share your content.
  5. Be enggaging, post and communicate on regular basis.
  6. Be a good listener and respond to feedback respectfully and in a timely manner.
  7. Embrace some negativity from your audience, studies show that a little negativity on social media site is seen as credible.
  8. Use as controversational pathway, this is not an advertisement or newsletter, this is a way to create direct engagement with the customer.
  9. Use social media as way to research abput your competitor and your industry in general, listen in an conversations related to your brand on all social media sites to gain profitable insight.
  10. Appeal to consumers with image.

Don’t:

  1. Use social media to overtly sell : instead use to educate, inform, and entertain to show expertise the the field.
  2. Overwhelm followers with too much information : at once, choose only value content to share.
  3. Use generic and blend marketing techniques : make it individual and unique to your brand.
  4. Rely on one social media application : all sites have strenght and weakness, leverage and apart each site’s.
  5. Be negative : no one likes a naysayer, emphasize your strenght instead of putting down your competitors.

Mengenal audiens dan followers

  1. Thinkers – Orang pemikir sangat memerlukan data yang kuat dan akurat dari anda sebelum dipercaya. Menghadapi orang tipe pemikir, anda harus memiliki banyak data yang siap dikeluarkan.
  2. Skeptics – Orang skeptis cenderung meragukan apapun yang anda katakan, apalagi kalau tidak sesuai dengan pengetahuan, pengalaman serta data yang selama ini mereka ketahui. Menghadapi orang tipe skeptis, anda harus tampil extra percaya diri sehingga mendapat kepercayaan mereka.
  3. Followers – Orang pengikut membuat keputusan berdasarkan suara terbanyak atau yang sudah pernah dilakukan sebelumnya. Menghadapi orang tipe pengikut, anda harus bisa memberikan inovasi yang sudah pernah teruji sebelumnya.
  4. Controller – Orang pengatur berfokus pada fakta dan analisa berdasarkan kekhawatiran mereka rasakan sehingga cenderung membahas dari sudut pandang mereka sendiri. Menghadapi orang tipe pengatur, anda harus memiliki argumentasi yang kuat. Jangan melakukan pembelaan atau pembantahan dengan keras karena akan berbenturan dengan pola pikir mereka.

Pelajari top 30 hashtags

  • Don’t overuse
  • Keep them short
  • Difine your tag
  • No Space or punctuation

Social media timing

Post everything?  Ada yang lebih penting daripada memperbanyak posting di sosmed, yaitu bertemu dan berinteraksi dengan audiens yang tepat melalui platform yang tepat pada waktu yang tepat.

Set up your goals:

  1. Promosi hasil pekerjaan
  2. Menjual produk atau jasa
  3. Membangun brand image
  4. Memperluas network

 

Statistik

Perhatian audiens Anda pada sosmed Anda dalam sehari;

  • Twitter 18 menit
  • Facebook 2-3 jam
  • Google plus 3 jam
  • Instagram 3-4 jam

Another statistik

  • 77% pengguna internet adalah pengguna Facebook.
  • Kamis dan jumat adalah hari paling banyak orang mengakses Facebook.
  • Jam terbaik untuk posting Facebook terbanyak adalah pukul 13-15.
  • Usia pengguna Facebook terbanyak adalah usia 18-29 dan 30-49.
  • Pengguna Facebook wanita lebih banyak dibanding pria.
  • 23% pengguna internet adalah pengguna Instagram.
  • Senin dan Rabu adalah hari paling banyak orang mengakses Instagram.
  • Jam terbaik untuk posting Instagram adalah pukul 14-17 dan 22.
  • Usia pengguna Instagram terbanyak adalah usia 18-29.
  • Wanita sedikit lebih banyak di Instagram dibanding pria.
  • 23% pengguna internet adalah pengguna Twitter.
  • Senin sampai Jumat adalah hari paling banyak orang mengakses Twitter.
  • Jam terbaik posting di Twitter adalah pukul 12-18.
  • Usia pengguna Twitter terbanyak adalah usia 19-29.
  • Pengguna Twitter pria lebih banyak dibanding wanita.
  • 28% pengguna internet adalah pengguna LinkedIn.
  • Selasa, Rabu dan Kamis adalah hari paling banyak orang mengakses LinkedIn.
  • Jam paling sering orang akses LinkedIn adalah pukul 9 dan 17 (tapi yang efektif untuk posting di luar jam kantor).
  • 44% usia produktif dengan penghasilan > 100 juta per bulan memiliki account LinkedIn.
  • Usia pengguna LinkedIn terbanyak adalah 30-49 dan 50-64.
  • Pengguna LinkedIn pria lebih banyak dibanding wanita.
  • Saat ini Instagram dan Path mengambil alih posisi Twitter sementara Snapchat mengalahkan LinkedIn.

 


* Tidak dijelaskan sumber data statistik yang disampaikan diatas oleh pemateri.


Komentar, Pertanyaan dan Masukkan