Kenapa Aku Diuji? | Kang Rashied

18. December 2016 Tausiyah 0

Kenapa Aku Diuji?

Ajang Silahturahim dan Pengajian Rutin Hijabersmom Community

 

 

1. Ujian adalah bentuk konsekuensi sebuah status. Semakin tinggi status seseorang, maka ujian yang didapatkan semakin tinggi.

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوفْ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الأَمَوَالِ وَالأنفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (QS: Al-Baqarah [2]: 155)

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُواْ إِنَّا لِلّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعونَ

(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji´uun”. (QS: Al-Baqarah [2]: 156)

أُولَئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِّن رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ

Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS: Al-Baqarah [2]: 157).

 

Memiliki rasa cemburu itu penting, jangan sampai kita termasuk 3 golongan orang yg diharamkan masuk surga:

Ada tiga orang yang Allah haramkan masuk surga yaitu: pecandu khamar, orang yang durhaka pada orang tua, dan orang yang tidak memiliki sifat cemburu yang menyetujui perkara keji pada keluarganya.” (HR. Ahmad).

 

2. Ujian terjadi karena kita tergolong orang yg beriman. Seperti halnya ujian, itu akan menyaring mana golongan orang yg beriman, mana yg fasik atau munafik.

أَحَسِبَ النَّاسُ أَن يُتْرَكُوا أَن يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? (QS: Al-‘Ankabuut [29]: 2).

 

3. Ujian akan membuat naik kelas jika orang tersebut bisa melaluinya.

 

Azab adalah siksaan atau peringatan bagi orang yang tidak beriman. Terjadi karena perbuatan kita sendiri.

Bagaimana jika mengalami azab? Ucapkan :

– Innalillahi wa inna illaihi roji’uun

– Istighfar

 

Fitnah: terkena akibat yg dilakukan karena perbuatan orang lain

 

Allah menguji dengan nikmat, musibat, taat, maksiat.

Banyak manusia yg tidak lulus ketika mendapatkan ujian berupa kenikmatan, karena orang tersebut lupa diri bahkan kufur nikmat.

Banyak manusia yg lulus ketika mendapatkan ujian berupa musibah, karena membuat orang tersebut makin mendekatkan diri kepada Allah.

Banyak manusia yg tidak lulus ketika mendapatkan ujian berupa taat, karena membuat orang tersebut makin sombong dgn ilmu atau ketaatan yg dilakukannya.

Banyak manusia yg tidak lulus katika mendapatkan ujian berupa maksiat karena ingin merasakan kenikmatan yg dibungkus maksiat.

 


Komentar, Pertanyaan dan Masukkan