Hidupku Syurgaku | Ustadz Nanang Mubarok

22. April 2017 Tausiyah 0

Hidupku Syurgaku

Majelis Ilmu Sabtu Dhuha – Masjid Imanuddin

 

Jangan sampai kita menjadi golongan orang yang enggan masuk surga:

“Setiap umatku akan masuk surga, kecuali orang-orang yang enggan untuk memasukinya. Ada seseorang yang bertanya, siapakah orang yang enggan tersebut wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, “Barangsiapa mentaatiku akan masuk surga, barangsiapa tidak taat kepadaku sungguh dia orang yang enggan masuk surga “ (HR Bukhari).

Ciri-ciri surga sebagaimana digambarkan di dalam Al-Qur’an:

Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: “Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu”. Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya. (QS: Al-Baqarah [2]: 25)

 

Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik. (QS: Ar-Rahmaan [55]: 70).

 

(Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih, dipingit dalam rumah. (QS: Ar-Rahmaan [55]: 72)

 

dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya. (Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan, (QS: Al-Waaqi’ah [56]: 36-38).

 

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman, (yaitu) di dalam taman-taman dan mata-air-mata-air; mereka memakai sutera yang halus dan sutera yang tebal, (duduk) berhadap-hadapan, demikianlah. Dan Kami berikan kepada mereka bidadari. Di dalamnya mereka meminta segala macam buah-buahan dengan aman (dari segala kekhawatiran), mereka tidak akan merasakan mati di dalamnya kecuali mati di dunia. Dan Allah memelihara mereka dari azab neraka, (QS: Ad-Dukhaan [44]: 51-56).

 

Ciri-ciri surga sebagaimana digambarkan di dalam hadist:

Bagi orang yang mati syahid di sisi Allah enam keutamaan, ia diampuni tatkala pertama kali darahnya muncrat, ia melihat tempat duduknya di surga, ia dihiasi dengan gaun keimanan, dan ia dinikahkan dengan 72 bidadari, ia diselamatkan dari adzab qubur, dan diamankan tatkala hari kebangkitan” (HR Ahmad).


Komentar, Pertanyaan dan Masukkan