Petunjuk Nabi Mengenal Terapi Penyakit Perut | Agus rahmadi

10. December 2017 Kesehatan 0
Ada seseorang menghadap Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, ia berkata: ‘Saudaraku mengeluhkan sakit pada perutnya.’ Nabi berkata: ‘Minumkan ia madu.’ Kemudian orang itu datang untuk kedua kalinya, Nabi berkata: ‘Minumkan ia madu.’ Orang itu datang lagi pada kali yang ketiga, Nabi tetap berkata: ‘Minumkan ia madu.’
Setelah itu, orang itu datang lagi dan menyatakan: ‘Aku telah melakukannya (namun belum sembuh juga malah bertambah mencret).’ Nabi bersabda: ‘Allah Mahabenar dan perut saudaramu itu dusta. Minumkan lagi madu.’ Orang itu meminumkannya lagi, maka saudaranya pun sembuh. (HR. Al Bukhari)
Sesiapa yang menjilat (yakni meminum) madu tiga kali sebulan  pada waktu pagi, tidak akan ditimpa bala yang besar. (HR Ibnu Majah)
Qs An Nahl : 68-69
Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibina oleh manusia”.Kemudian makanlah dari tiap-tiap (jenis) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu lebah) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat ubat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda kebesaran Tuhan bagi orang-orang yang berfikir.
Ada suatu pelajaran dari kehidupan lebah yang bisa kita ambil untuk di jadikan contoh bagi kehidupan kita sebagai manusia, apa sih yang menarik mempelajari kehidupan lebah untuk kehidupan kita :

1. kita tahu apa sih makanan lebah ? yaitu sari pati dari bunga
makna nya: lebah selalu memakan makanan yang baik, jadi kita sebagai manusia tentunya 
harus bisa berupaya agar selalu memakan dari sumber yang baik atau halal.

2. lebah dalam mencari makan tidak merusak di mana dia mengambil sari pati bunga yang dia
hisap ,dia dengan hati-hati hinggap di sekuntum bunga lalu dia menghisap madu bunga
dengan sangat lembut dan sabar.
makna nya : kita sebagai manusia yang di tunjuk oleh Allah SWT sebagai khalifah di dunia
ini, kita harus bisa berusaha mencari rezeki dengan cara yang baik, tidak me-
rusak lingkungan dan alam, dan jika ini kita terapkan dalam kehidupan kita-
pasti tidak akan kita dengar yang nama nya banjir, longsor,pemanasan global,
dan kejahatan di lingkungan kita.

3. Lebah ketika mencari makan dan hinggap di sekuntum bunga dia tidak hanya mengambil
yang dia perlukan tetapi kehadiran nya membawa manfaat untuk bunga yang ia hinggapi,
yaitu dia membantu proses penyerbukan.
makna nya : kita dalam mencari rezeki harus bisa mendatangkan manfaat untuk yang lain
dan membawa kebaikan di manapun kita mencari rezeki bukan kerusakan.

4. Lebah memiliki senjata yang cukup di takuti, yaitu sengatan nya yang sangat menyakitkan,
dan setiap lebah memiliki senjata tersebut. walaupun dia berkumpul dan bertumpuk di sarang
nya senjata itu tidak ada yng melukai teman-temannya atau kelompoknya.
makna nya : kita sebagai sesama makhluk alloh yang sempurna tentunya di beri akal dan pi-
kiran untuk menjalani hidup, seharusnya dengan akal dan pikiran, kita ciptakan
ide-ide dan pemikiran yang bermanfaat untuk seluruh alam dan bukan mencip-
takan sesuatu yang merusak atau menyakiti antar sesama makhluk alloh swt.

5. Lebah sangat menjaga sarangnya karna di dalam nya ada ratu yang sangat di jaganya. lebah
akan terbang menyendiri menyusuri hutan – hutan untuk mencari sari pati bunga untuk di
bawa nya ke sarang.
makna nya : kita harus bisa menjaga apa yang sudah di titpkan kepada kita yaitu dunia dan
isinya, dan kita harus bisa menjaga dan menghormati para pemimpin kita yang
bijak sana agar kelangsungan hidup terus berjalan, dan kita harus bisa mandiri
dan bisa memberikan manfaat untuk kehidupan kita.

6. Lebah tidak suka menggangu makhluk lain, akan tetapi jika ada salah satu dari temannya di
ganggu atau sarangnya yang di ganggu, maka dengan serta merta semua akan menyerang si
penggangu itu dengan berkorban nyawa sekalipun, dan lebah tidak takut sebesar apapun
penggangu itu.
makna nya : kita sebagai kelompok atau golongan harus bisa saling menjaga dan melindungi
agar tidak mudah untuk di ganggu atau di rusak oleh yang lain, kita tidak boleh
menggangu orang lain dan tidak lari jika ada musuh datang dan harus siap mati
untuk membela kelompok kita atau golongan kita wakau yang kita hadapi sangat
kuat dan besar.

7. Lebah mengeluarkan kotoran atau cairan dari tubuhnya , yang kita kenal dengan nama madu,
dan seperti yang kita ketahui bahwa madu sangat bermanfaat bagi kehidupan kita. selain rasa
nya yang nikmat juga mengandung zat-zat yang sangat baik bagi tubuh kita .
makna nya : sudah sepantasnya kita sebagai manusia harus bisa memberikan manfaat bagi
makhluk lainnya dengan melakukan hal-hal baik dalam kehidupan sehingga
manfaat nya bisa di rasakan oleh orang lain. jika kita memakan makanan dari
jalan yang baik pasti akan melahirkan suatu hasil yang baik pula bisa berupa

ide-ide yang baik atau kegiatan-kegiatan yang baik.
Produk lebah :
1. Madu
2. Bee pollen : sari serbuk bunga jantan yang diambil oleh lebah dan digunakan sebagai makanan pokok dari seluruh koloni lebah madu.
3. Propolis : Lem Lebah adalah suatu zat resin yang dikumpulkan oleh lebah madu dari sumber tumbuhan seperti aliran getah atau tunas pohon.
4. Royal jelly : zat yang disekresikan oleh lebah pekerja untuk digunakan sebagai makanan ratu lebah dan larva lebah madu
5. Bee venom (sengat lebah)
Karakteristik madu :
Karakteristik atau sifat-sifat yang nampak pada madu berbeda-beda tergantung pada jenis atau asal nektar bunga yang dikumpulkan oleh lebah. Dari perbedaan asal nektar bunga tersebut akan menghasilkan warna madu, rasa madu, kekentalan madu, aroma madu yang berbeda-beda pula.Warna madu berkisar dari water white (bening) hingga dark amber (coklat gelap kehitaman). Sedangkan rasa madu, semakin gelap warna madu akan menghasilkan rasa yang semakin kuat. Kekentalan madu di pengaruhi oleh kadar air, suhu penyimpanan, serta asal nektar bunga. Begitu juga dengan aroma, aroma akan semakin tajam dengan semakin gelapnya warna madu. Madu yang disimpan relatif lama (pada suhu ruang) akan mengkristal atau dan timbul suatu endapan, walaupun madu tersebut terjamin keasliannya. Pengkristalan madu terjadi karena adanya perubahan kadar gula akibat fermentasi dan hidrolisis sukrosa oleh enzim invertase. Akibatnya kadar glukosa lebih tinggi dari fruktosa, kemudian glukosa mengkristal dalam larutan madu. Pengkristalan bisa terjadi pada semua jenis madu, terutama madu karet. Adapun proses pengendapan, yaitu muncul endapan warna kuning terjadi karena perbedaan berat jenis madu dari sumber nektar yang berbeda. Kejadian tersebut merupakan proses alami, tetapi tidak berlaku pada semua jenis madu
Kandungan madu :
Kandungan nutrisi. Madu adalah campuran dari gula dan senyawa lainnya. Sehubungan dengan karbohidrat, madu terutama fruktosa (sekitar 38,5%) dan glukosa (sekitar 31,0%), sehingga mirip dengan sirup gula sintetis diproduksi terbalik, yang sekitar 48% fruktosa, glukosa 47%, dan sukrosa 5%.
Dosis madu :

Dalam mengkonsumsi madu kita harus dengan aturan tertentu menyesuaikan dengan usia. Untuk orang dewasa di anjurkan untuk minum 100 sampai 200 gram perharinya. Minumlah madu 3 kali dalam sehari yaitu pada waktu pagi sebanyak 30 sampai 60 gr, kemudian pada waktu siang 40 sampai 80 gr, dilanjutkan pada waktu malam sebanyak 30 sampai 60 gr.

Menurut para ahli menyarankan sebaiknya dalam mengkonsumsi madu di campur dengan menggunakan air dingin dan jangan menggunakan air yang panas, karana mencampurnya dengan menggunakan air panas justru malah akan menghilangkan kandungan enzim yang ada di dalamnya.

Dengan mencampur dengan air maka madu akan mudah dicerna sampai ke peredaran darah, ke jaringan dan masuk dalam sel-sel tubuh. Dan di anjurkan pula dalam terapi madu sebaiknya dengan rutin mengkonsumsinya selama 2 bulan.
Sejarah penggunaan madu :

Berikut ringkasan manfaat yang didapatkan dari madu pada zaman dahulu.

Penggunaan madu menurut kitab Ayurveda di India

Ayurveda terdiri dari kata âyus yang bermakna hidup atau prinsip kehidupan, dan kata veda yang bermakna sistem pengetahuan. Dapat disimpulkan, Ayurveda berarti pengetahuan tentang kehidupan. Menurut kitab Ayurveda, madu merupakan anugerah bagi orang yang mengalami gangguan dalam pencernaan. Madu juga dapat digunakan sebagai terapi penyembuhan batuk. Madu diakui oleh ahli kitab Ayurveda sebagai penjaga kesehatan gigi dan gusi. Madu telah lama digunakan sebagai terapi bagi yang sulit tidur karena mampu memberikan efek hipnotis. Ahli kitab Ayurveda menyarankan penggunaan madu untuk penyakit pada kulit, seperti luka atau terbakar, sakit jantung, ketidakseimbangan fungi paru-paru, serta anemia. Madu juga mampu mengobati penyakit pada mata. Penggunaan madu setiap hari pada mata mampu menambah ketajaman penglihatan dan mencegah timbulnya katarak.

Penggunaan madu pada zaman Mesir kuno

Madu sangat populer digunakan sebagai obat oleh masyarakat Mesir. Madu mengandung anti-bakteri yang membantu proses penyembuhan karena infeksi luka. Banyak resep dokter yang menganjurkan madu sebagai obat salep luka yang tertulis pada kitab Smith (tulisan masyarakat Mesir kuno yang berusia antara 2600 hingga 2200 sebelum masehi) dengan campuran minyak, madu, dan pembalut luka yang ditulis dengan simbol. Sebagian besar pengobatan di Mesir menggunakan madu yang dicampurkan bersama anggur dan susu. Masyarakat Mesir kuno pun menggunakan madu sebagai sesembahan (sesaji) kepada dewa mereka. Madu juga digunakan untuk pembalseman (pengawetan) mayat.

Penggunaan madu pada zaman Yunani kuno

Oenomel merupakan minuman yang berasal dari Yunani kuno dan terbuat dari madu dan fermentasi anggur. Minuman ini sering digunakan untuk mengobati gangguan gugup dan penyakit encok. Hippocrates, seorang ilmuwan hebat dari Yunani, menuliskan resep tentang diet yang sederhana dengan bahan madu, diantaranya oxymel (terbuat dari cuka dan madu) untuk pereda rasa sakit, hydromel (terbuat dari air dan madu) untuk mengatasi rasa haus, serta campuran madu, air dan beberapa bahan obat lain untuk mengatasi demam yang parah. Dia juga menyarankan penggunaan madu untuk mengatasi kebotakan, penyubur kandungan, penyembuhan luka, obat pencahar, batuk dan luka di tenggorokan, sakit mata, dan juga antiseptik.
Pemanfaatan madu di dunia kedokteran :
Sepanjang sejarah, madu sudah digunakan manusia untuk mengobati berbagai jenis penyakit, namun baru beberapa periode ini antiseptik dan antibakteri yang berasal dari madu bisa dijelaskan secara kimiawi.
Madu dan sistem pencernaan :
Penyakit sistem pencernaan dalam ilmu kedokteran dipelajari pada cabang ilmu gastroenterologi. Beberapa studi klinis mengenai madu pada gastroenterologi telah membuktikan berbagai manfaat madu untuk kesehatan sistem pencernaan.

1. Penyakit Maag
Sebuah rumah sakit di Rusia, melakukan studi klinis mengenai madu pada penderita penyakit maag. Studi klinis menunjukkan konsumsi larutan madu hangat sebanyak 120 ml dgn madu 33%, dapat meningkatkan sirkulasi mikro kapiler darah dan menurunkan asam lambung. Konsumsi madu disarankan pada saat perut kosong, 40-60 menit sebelum makan.

2. Meningkatkan fungsi kantung empedu
Fungsi kantung empedu dapat ditingkatkan dengan mengkonsumsi larutan madu dingin (13-15°C) sebanyak 100 ml madu 50%.

3. Mengatasi sembelit
Dalam beberapa studi pun dibuktikan, konsumsi madu dalam jumah yg relatif besar yaitu 50-100 gram, memberikan efek laksatif atau pencahar. Oleh karena itu, madu dapat pula digunakan untuk mengatasi konstipasi atau sembelit.

4. Membantu penyembuhan diare akut
Pemberian suplementasi larutan madu 20 gram per hari terbukti mempersingkat durasi diare yg disebabkan oleh organisme seperti Salmonella, Shigella dan E. coli. Kandungan gula tinggi pada madu dapat meningkatkan penyerapan natrium dan air dari usus. Madu dapat membantu terbentuknya jaringan granulasi, memperbaiki kerusakan permukaan kripte usus dan adanya efek madu sebagai prebiotik yang dapat menumbuhkan kuman komensal dalam usus dengan kemampuan melekat pada enterosit mukosa usus sehingga dapat menghambat kolonisasi sejumlah bakteri penyebab diare termasuk virus (murine dan rhesus rotavirus).

5. Mengatasi refluks kerongkongan dan heartburn
Madu memiliki kepadatan tinggi, viskositas tinggi, dan tegangan permukaan rendah, sehingga dapat lebih lama melekat di kerongkongan sebagai lapisan pada selaput lendir, dan dapat digunakan untuk mengatasi refluks kerongkongan dan heartburn.

Madu dan sistem pernafasan :
Untuk mencegah terjadinya hal yang demikian, anda harus mencoba mengkonsumsi madu karena madu merupakan bahan alami yang mengandung zat anti alergi. Selain bahannya yang alami, madu tidak menimbulkan efek samping bahkan madu lebih ampuh daripada obat obatan.
Madu dan luka :
  1. Madu dapat mencegah terjadinya peradangan yang ditandai dengan berkurangnya rasa sakit dan pembengkakan pada luka serta luka akan menjadi cepat kering. Hal ini dikarenakan, madu mengandung osmolaritas yang cukup tinggi, sehingga mampu menyerap cairan pada luka dan juga dapat memperbaiki sirkulasi serta pertukaran udara pada area luka.
  2. Madu dapat membersihkan luka dengan mengangkat jaringan kulit mati di sekitar luka yang diolesi madu.
  3. Madu dapat memberikan efek antibakteri dan juga antioksidan, sehingga dapat membantu menghambat efek dari radikal bebas dan mengurangi terjadinya kerusakan jaringan. Selain itu, madu juga memiliki kandungan zat lain seperti hydrogen peroksida yang efektif dalam membunuh kuman dan bakteri.
  4. Mempercepat proses penyembuhan dengan merangsang sel darah putih.
  5. Madu memiliki sifat asam yang sangat rendah, sehingga mampu menghambat pertumbuhan bakteri yang berkembang di sekitar luka.
Negative impact antibiotik :
1. Allergy
2. Side effect
3. Suspenssion of normal flora
4. Resistence
5. Interaction
Antimikroba madu meliputi 2 cara :
Madu sejak zaman dahulu dipercaya mempunyai kemampuan sebagai antimikroba, tetapi belum jelas efek antimikrobanya terhadap bakteriSalmonella typhi. Sedangkan akhir-akhir ini banyak ditemukan kasus resistensi bakteri penyebab penyakit demam tifoid ini terhadap berbagai jenis antibiotik yang telah biasa digunakan seperti kloramfenikol, ampisilin, dan kotrimoksazol.
Madu sebagai pemanis alami :
Sebagai bahan pemanis pada aneka makanan dan minuman, madu memang bisa menggantikan gula pasir. Itulah sebabnya penggunaan gula pasir mesti dikurangi jika Anda menambahkan madu. Sesuaikan perbandingan jumlah gula pasir dan madu supaya Anda mendapatkan rasa manis yang pas. Madu adalah jenis pemanis yang sehat bila dikonsumsi dengan porsi yang tepat. Nutrisi dalam madu akan membantu memenuhi kebutuhan gizi harian tubuh Anda.

Komentar, Pertanyaan dan Masukkan