Sehat dengan sunnah | Agus Rahmadi

05. December 2017 Kesehatan 0
Ternyata di dalam air ludah, terdapat zat yg mampu membunuh kuman. MasyaAllah, ilmu kedokteran akhirnya bisa menemukan hikmah dari hadist ini :
Di manakah ‘Ali bin Abi Thalib?” Para sahabat menjawab, “Wahai Rasulullah, dia sedang sakit mata.” Beliau bersabda, “Panggillah dia untuk datang kesini.” Ia pun didatangkan lalu Rasulullah saw meludah pada kedua matanya dan mendo’akannya maka sembuhlah sakitnya bahkan seolah-olah tidak pernah sakit sebelumnya.
Fenomena kesehatan :
“Seandainya tidak memberatkan umatku, sungguh aku akan memerintahkan mereka bersiwak setiap kali berwudhu.” (HR. Bukhari)
Hal ini mampu menjaga kebersihan mulut dan gigi, menghindari bau mulut
Berobat itu adalah hal yg dicontohkan para sahabat Rasulullah, itu adalah bentuk ikhtiar kita untuk sembuh. Karena semua penyakit ada obatnya kecuali tua.
Diriwayatkan pula dari musnad Imam Ahmad dari shahabat Usamah bin Suraik , bahwasanya Nabi  bersabda,
Aku pernah berada di samping Rasulullah b. Lalu datanglah serombongan Arab dusun. Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, bolehkah kami berobat?” Beliau menjawab: “Iya, wahai para hamba Allah, berobatlah. Sebab Allah I tidaklah meletakkan sebuah penyakit melainkan meletakkan pula obatnya, kecuali satu penyakit.” Mereka bertanya: “Penyakit apa itu?” Beliau menjawab: “Penyakit tua.” (HR. Ahmad)
Perhatikan obat yang kita konsumsi apakah halal atau haram. Jika ada pilihan, maka yg halal tentu yg utama.
Allah telah menurunkan penyakit dan juga obatnya. Allah menjadikan setiap penyakit ada obatnya. Maka berobatlah, namun jangan berobat dengan yang haram.” (HR. Abu Daud)
Salah satu hal yang menyebabkan diijabahnya doa doa adalah memperhatikan adab dalam berdoa serta pastikan mengkonsumi hal yg halal :
Rasulullah bersabda, ”Seorang lelaki melakukan perjalanan jauh, rambutnya kusut, mukanya berdebu, menengadahkan kedua tangannya ke langit dan mengatakan,’Wahai Rabbku! Wahai Rabbku!’ Padahal makanannya haram dan mulutnya disuapkan dengan yang haram, maka bagaimanakah akan diterima doa itu?” (HR Muslim)
Perhatikan ketika konsumsi obat khususnya obat flu, batuk, pilek dll yg beberapa diantaranya mengandung khamr. Hindari dan cari obat lain yg halal.
Setiap yang memabukkan adalah khamr, dan setiap khamr haram hukumnya (HR Ibnu Majah)
Wail bin Hujr telah berkata, bahwasanya Thariq bin Suwaid pernah bertanya kepada Nabi SAW tentang khamr, maka Nabi melarang hal itu. Lalu ia berkata, “Saya membuatnya untuk dijadikan obat”. Maka Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya khamr itu bukan obat, tetapi penyakit”. (HR. Muslim)
Perhatikan juga barang barang yang kita pakai sehari hari jangan sampai produk turunan dari babi
Qs Al Baqarah : 173
Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Berikut daftar penggunaan bagian-bagian tubuh babi dalam berbagai macam produk (Babi dan Produk Turunannya) :

1. Uji coba senjata kimia : karena kesamaan jaringan kulit /daging babi dengan manusia.

2. Es krim : gelatin mencegah kristalisasi gula dan memperlambat proses pencairan.

3. Pupuk : dibuat dari bulu babi yang diproses.

4. Mentega rendah lemak : gelatin digunakan untuk memperbaiki teksturnya.

5. Bir : gelatin digunakan untuk mencerahkan warna minuman agar tidak keruh.

6. Pelembut pakaian : asam lemak dari tulangnya memberi warna

7. Kuas cat : dibuat dari bulu babi.

Waspada kuas bulu babi

Biar terasa lebih enak, para ibu rumah tangga ketika membuat kue atau penganan acap mengoleskan telur atau bumbu penyedap ke dalam adonannya. Dalam mengoleskan bumbu penyedap itu tidak jarang mempergunakan kuas. Bagi awam yang tidak tahu, tentu piranti kuas tersebut tidak bakal menjadi masalah besar. Namun mereka, khususnya yang datang dari keluarga muslim akan bergidik bulu kuduknya, bila mengetahui dari bahan apa bulu kuas terbuat. Ingin tahu?

Berdasarkan hasil temuan salah seorang anggota LPPOM Majelis Ulama Indonesia (MUI) ketika melakukan audit halal ke sebuah perusahaan kue dan roti di Jakarta belum lama ini, menemukan satu hal mencurigakan. Dan ini terjadi pada kuas yang digunakan mengoles loyang dan permukaan roti.
Setelah meneliti dengan seksama, ada kata ‘Bristle’ pada gagang kuas. Dalam kamus Webster, kata itu berarti bulu babi.

“Astaghfirullaahaladzim. Konsumen harus waspada terhadap kuas dari bulu babi itu,” kata anggota LPPOM MUI itu berpesan.

Lontaran petugas dari LPPOM MUI ini memang benar. Mengingat, kuas atau alat penyaput selama ini tidak hanya dipergunakan sebagai alat pemoles adonan penganan saja. Tetapi, barang tersebut juga sering dipergunakan sebagai piranti kosmetik, untuk bedakan dan memoles eye shadow. Selain itu kuas juga dipergunakan untuk alat melukis atau menggambar.

Melihat fenomena ini, Tim Jurnal Halal segera melakukan survei terhadap kuas kue, kosmetika, dan gambar di pasaran. Hasil survei yang dilakukan secara sederhana menunjukkan bahwa hampir semua kuas yang beredar berasal dari bahan baku bulu/rambut babi. Sayangnya, survei itu tidak menyebutkan lebih lanjut dari mana kuas tersebut berasal.

Tetapi informasi sementara menyebutkan, kuas bulu babi berasal dari perusahaan di China (Anping Bristle dan Tail Hair Gruoup). Perusahaan ini memakai bahan baku bulu ekor kuda, bulu kambing, dan bristle (bulu babi) serta berbagai bulu yang dikelompokkan sebagai bulu halus. Fine hair atau bulu yang sangat halus bisa terbuat dari binatang sejenis musang (weasel), bulu dari binatang sejenis kucing (raccoon hair), ekor tupai serta berasal dari ekor anjing.

Sekadar tahu, Anping adalah perusahaan yang memiliki sejarah 400 tahun dalam memproses bristle dan bulu ekor hewan. Perusahaan ini merupakan pusat distribusi terbesar bulu ekor hewan di utara Cina. Disebutkan, sekitar 50.000 orang lebih yang bergabung dalam proses produksinya dan memiliki lebih dari 1.000 workshop yang menyebar di berbagai negara.

Perusahaan ini memiliki tujuh unit pabrik untuk memproduksi barang yang terbuat dari bulu. Hasil produknya, khususnya yang terbuat dari bahan bulu ekor kuda dan hewan lainnya, diekspor ke Amerika Serikat, Italy, Korea Selatan dan negara-negara lainnya, termasuk Indonesia. ”Namun masih ada kuas yang bebas dari bulu/rambut babi,” ungkap Tim Jurnal Halal.

Lalu bagaimana membedakannya? Sesuai hasil survei Tim Jurnal Halal, untuk menentukan apakah kuas yang Anda gunakan berasal dari bulu/ rambut babi, bisa menempuh langkah yang sangat mudah dan sederhana. Rambut atau bulu adalah suatu protein yang bernama keratin. Keratin merupakan salah satu kelompok protein yang dikenal sebagai protein serat.

Protein serat memiliki struktur panjang. Setiap hewan memiliki protein keratin pada bagian dermis (permukaan) dari kulit, kuku, paruh, sisi ikan, tanduk, dan kuku binatang. Sebagai halnya protein, maka rambut/bulu yang mengandung keratin saat dibakar akan menimbulkan bau yang khas. Bau khas tersebut sama ketika kita mencium aroma daging yang dipanggang.

Sementara bila kuas itu terbuat dari ijuk atau sabut ketika dibakar pasti akan langsung terbakar, dan tidak mengeluarkan aroma spesifik selain bau abu pembakaran. Ketika dibandingkan dengan sapu ijuk dibakar jelas sekali terdapat perbedaan bau yang sangat kentara.

Selain ciri-ciri tadi, kuas yang terbuat dari bulu/rambut babi masih memiliki perbedaan pada warna. Kuas yang terbuat dari bulu/rambut babi biasanya berwarna putih. Biasanya kuas yang berwarna putih nan lembut itu harganya lebih tinggi dibanding barang serupa. Kuas berwarna putih itu di pasaran biasa disebut kuas bristle

8. Jus buah : gelatin membuat warnanya tampak cerah.

9. Shampo : asam lemak dari tulang digunakan untuk membuat penampilannya terlihat seperti mutiara.

10. Lilin : asam lemak dari tulang memperkeras bahan lilin (wax) dan meningkatkan titik lumernya.

11. Roti : protein dari bulu babi digunakan untuk melembutkan adonan.

12. Peluru : gelatin dari tulang digunakan untuk mempermudah proses pemasukan bubuk mesiu ke dalam cangkang peluru.

13. Tablet obat : gelatin digunakan untuk pembungkusnya agar lebih keras.

14. Bubuk pembersih / deterjen : asam lemak dari tulang, digunakan untuk mengeraskan serbuknya.

15. Cat : asam lemak dari tulang digunakan untuk meningkatkan efek kilaunya.

16. Tamborin : dibuat dari kantung kemih babi.

17. Minuman anggur : gelatin menyerap elemen keruh sehingga membuat cairannya bening

18. Kertas : gelatin dari tulang digunakan untuk meningkatkan kekakuan dan mengurangi kelembaban.

19. Heparin : digunakan untuk mencegah terjadinya pembekuan darah, diambil dari lendir yang ada di usus babi.

20. Sabun : asam lemak dari tulang digunakan untuk memperkeras dan memberi warna sabun.

21. Gabus : gelatin tulang digunakan untuk merekatkannya.

22. Insulin : diambil dari pankreas babi, karena hampir mirip dengan struktur kimia dalam tubuh manusia.

23. Yogurt : kalsium dari tulang babi ditambahkan ke dalam proses pembuatan yogurt.

24. Rokok : hemoglobin dari darah babi digunakan dalam pembuatan filter rokok yang diharapkan bisa mengurangi efek kimia yang masuk kedalam tubuh perokok.

25. Negatif film : gelatin tulang babi digunakan sebagai zat perekat pada lembaran film.

26. Makanan anjing : hemoglobin darah babi digunakan sebagai zat pewarna merah.

27. Terapi fotodinamik : hemoglobin digunakan dalam obat untuk merawat retina mata. Obat itu diaktifkan dengan menembakkan sinar laser ke dalam mata.

28. Pelembab : menggunakan asam lemak tulang babi.

29. Camilan anjing : moncongnya digoreng.

30. Krayon : asam lemak digunakan untuk mengeraskannya.

31. Sepatu / tas : lem tulang babi digunakan untuk meningkatkan tekstur dan kualitas kulit (hewan apapun). Di samping itu banyak juga sepatu yang terbuat dari kulit babi (bisa dilihat dari corak bintik pada kulit)

32. Rem kereta : abu tulang babi digunakan dalam proses produksinya.

33. Pasta gigi : glycerin babi digunakan utuk membentuk tekstur pastanya.

34. Lem transparan : lem sangat kuat yang digunakan dalam industri perkayuan, diturunkan dari kolagen babi.

35. Masker wajah : kolagen untuk menghilangkan kerut.

36. Energi alternatif : bagian-bagian sampah yang tersisa digunakan sebagai bahan bakar untuk listrik.

37. Energy bar : kolagen yang diproses merupakan sumber protein yang murah untuk para binaragawan atau mereka yang ingin membentuk tubuhnya.

38: Keju krim : gelatin menjadikannya stabil.

39. Whipped cream : gelatin memperbaiki teksturnya.

40. Permen : gelatin babi digunakan untuk bahan perekat dan pembuat gel, dan memastikan bahwa adonan permen mencapai tekstur tertentu. Sering digunakan untuk pembuatan jenis permen liquorice, permen kenyal dan permen karet.
Yakinlah bahwa hanya Allah yang bisa menyambuhkan penyakit, bukan dokter :
Qs asy syuara : 80
dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku
Paradigma sakit :
Hikmah dibalik sakit dan musibah diterangkan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, dimana beliau bersabda: “Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya” (HR. Bukhari)
Konsep pengobatan :
1. Pengobatan konvensional (Rekayasa manusia)
2. Pengobatan alami (Interaksi manusia dengan alam)
3. Pengobatan ala Nabi (Rekayasa Allah)
Banyak gaya hidup Rasulullah yang bisa kita tiru agar hidup sehat :
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadaku: “Wahai, anakku! Jika kamu mampu pada pagi sampai sore hari di hatimu tidak ada sifat khianat pada seorangpun, maka perbuatlah,” kemudian beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadaku lagi: “Wahai, anakku! Itu termasuk sunnahku. Dan barangsiapa yang menghidupkan sunnahku, maka ia telah mencintaiku. Dan barangsiapa yang telah mencintaiku, maka aku bersamanya di Surga (HR Tirmidzi)
Salah satu contoh perbuatan ringan namun bisa mendorong kesembuhan terhadap suatu penyakit antara lain, Perbanyak senyum :
Abdullah bin Al-Harist Radliyallahu’anhu menuturkan, yang artinya,”Tidak pernah aku melihat seseorang yang lebih banyak tersenyum daripada Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam “. (HR Tirmidzi)
 
Gaya tidur yang dicontohkan Rasulullah :
Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu (HR Bukhari)
Jangan tidur dengan posisi tengkurap :
Dari Ya’isy bin Thokhfah Al Ghifariy, dari bapaknya, ia berkata, Ketika itu aku sedang berbaring tengkurap di masjid karena begadang dan itu terjadi di waktu sahur. Lalu tiba-tiba ada seseorang menggerak-gerakkanku dengan kakinya. Ia pun berkata, “Sesungguhnya ini adalah cara berbaring yang dibenci oleh Allah.” Kemudian aku pandang orang tersebut, ternyata ia adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. (HR. Abu Daud)
Solusi diet terbaik yang dicontohkan di dalam islam : Jalankan puasa daud
Solusi terbaik jika memiliki penyakit sinusitis : laksanakan Istinsyaq ketika berwudhu
Hal hal yang dianjurkan dalam islam untuk menjaga kesehatan atau bahkan mengobati sakit :
1. Berbekam
2. Minum madu
3. Konsumsi Habbatussaudah
Sunah melaksanakan bekam antara lain tanggal 17, 19, 21 bulan hijriyah, hari hari dimana orang tersebut setelah melaksanakan puasa  ayyamul bidh.
Beberapa kontradiksi dalam bekam :
1. kulit keriput
2. anemia
3. hipotensi (tensi rendah)
4. kelainan darah (abis mengkonsumsi pengencer darah)
5. pada bagian panu
6. riwayat penyakit gula dll

Komentar, Pertanyaan dan Masukkan