Kitab Riyadhush sholihin Bab Taubat | Rizky Marwan Umar

02. January 2018 Tausiyah 0
Keutamaan menuntut ilmu :
Barangsiapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang mukmin, maka Allah melapangkan darinya satu kesusahan di hari Kiamat. Barangsiapa memudahkan (urusan) atas orang yang kesulitan (dalam masalah hutang), maka Allah memudahkan atasnya di dunia dan akhirat. Barangsiapa menutupi (aib) seorang muslim, maka Allah menutupi (aib)nya di dunia dan akhirat. Allah senantiasa menolong hamba selama hamba tersebut senantiasa menolong saudaranya. Barangsiapa yang meniti suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah memudahkan untuknya jalan menuju Surga. Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah (masjid) untuk membaca Kitabullah dan mempelajarinya di antara mereka, melainkan ketenteraman turun atas mereka, rahmat meliputi mereka, Malaikat mengelilingi mereka, dan Allah menyanjung mereka di tengah para Malaikat yang berada di sisi-Nya. Barangsiapa yang lambat amalnya, maka tidak dapat dikejar dengan nasabnya (HR Muslim)
Paham agama menjadikan kebaikan bagi yang melaksanakannya :
Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya, niscaya Allah akan menfaqihkan (menjadikan dia paham) akan agama.” (Muttafaqun ‘alaih)
 
Hal hal yang didapatkan jika menuntut ilmu :
Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah membaca Kitabullah dan saling mengajarkan satu dan lainnya melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), akan dinaungi rahmat, akan dikeliling para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya.” (HR. Muslim)
Orang yang paham ilmu akan membuatnya takut kepada Allah
Qs Fatir : 28
Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama
 
Tahapan tahapan orang yang menuntut ilmu :
1. Merasa mengetahui segala sesuatu, padahal tidak
2. Ilmu mengharuskan kita tawadhu
3. Yang tidak kita ketahui ternyata lebih banyak daripada yg kita ketahui
Taubat secara bahasa artinya kembali.
Taubat secara makna artinya kembali dari kemaksiatan menuju ketaatan kepada Allah.
Jadi taubat adalah untuk menuju perbuatan buruk yg belum dilakukan karena memang orangnya tidak ingin lagi melakukan.
Istighfar artinya memohon ampun atas perbuatan buruk yang telah dilakukan.
Macam macam dosa yang harus di taubati :
1. kekufuran, contohnya syirik
2. dosa besar, adalah dosa yg diancam dgn neraka atau laknat atau kemurkaan atau had atau bukan termasuk umat Nabi Muhammad, contohnya : membunuh, minum khamar, zina
3. dosa kecil, adalah dosa selain 2 jenia perbuatan pada poin 1 dan 2 contohnya bohong
Hukum Taubat adalah wajib
Qs At Tahrim : 8
 Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya
Taubat adalah Perintah, sama halnya dengan contoh perintah Allah tentang shalat kepada hambaNya
Qs Al Ankabut : 45
Bacalah kitab (Al Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (shalat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan
Perbuatan yang hukumnya sunah untuk dilaksanakan, contohnya melaksanakan shalat tahajud
Qs al Isra : 79
Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji
Perbuatan yang hukumnya Mubah dicontohkan saat melaksanakan jual beli setelah melaksanakan shalat jumat :
Qs Al Jumuah : 9-10
Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung
Kapan diterima taubat? ketika syarat taubat dipenuhi, antara lain :
1. Meninggalkan perbuatan buruk tersebut
2. Penyesalan terhadap perbuatan buruk tersebut
3. Bertekat tidak mengulangi lagi perbuatan buruk tersebut
4. Bila berkaitan dengan orang lain, maka meminta maaf serta ditunaikan hak nya
Rasulullah bersabda, “Bertakwalah di mana pun engkau berada, dan ikutilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik, niscaya ia akan menghapusnya, dan perbaikilah manusia dengan akhlak yang baik.“ (HR. Ahmad)
Bagaimana cara bertaubat dari dosa ghibah?
Tebusan ghibah adalah engkau memintakan ampun untuk orang yang engkau ghibahi
Jangan merubah batas tanah sehingga mendzolimi orang lain :
Barangsiapa mengambil sejengkal tanah (orang lain) secara zhalim, maka kelak Allah himpitkan kepadanya pada hari kiamat (dengan) tujuh lapis bumi (HR Bukhori)
Bagaimana cara mentaubati perbuatan tersebut? Meminta maaf kepada pemiliknya, mengembalikan batas ke yang sebenarnya, jika sudah terlanjur dibuat bangunan diatasnya maka harus dirobohkan.
Bagaimana cara taubat dari hutang? Berupaya untuk melunasinya, Apalagi jika mampu membayarnya, jangan menunda nunda pembayaran hutangnya :
Penundaan pembayaran hutang oleh orang-orang yang mampu adalah suatu kezhaliman. Dan jika salah seorang diantara kalian diikutkan kepada orang yang mampu, maka hendaklah dia mengikutinya (HR Malik)
Apa yang harus dilakukan untuk menyempurnakan taubat? Lakukan shalat taubat/shalat 2 rakaat sesudah wudhu
Barangsiapa yang berwudhu, lalu mengerjakan shalat dua rakaat tidak lalai (dengan khusyu) dalam keduanya, maka diampuni dosa-dosa yang sudah lewat”. (HR. Abu Dawud)
5. Taubat dilakukan saat tepat
– Jangan menunda nunda taubat karena kita tidak pernah tahu kapan kita sakaratul maut.
Sesungguhnya Allah menerima taubat seorang hamba sebelum ruh sampai pada tenggorokan. 
– Jangan menunda nunda taubat karena jita tidak pernah tahu kapan kiamat datang.
Hijrah tidak akan terputus selama taubat masih diterima, dan taubat akan tetap diterima hingga matahari terbit dari barat. Jika ia telah terbit (dari barat), maka dikuncilah setiap hati dengan apa yang ada di dalamnya dan dicukupkan bagi manusia amal yang telah dilakukannya (HR Ahmad)
Setiap anak Adam pasti berbuat salah dan sebaik-baik orang yang berbuat kesalahan adalah yang bertaubat (HR Ahmad)
Pembagian waktu yang dialami oleh setiap anak Adam :
1. Apa apa yang telah berlalu, tidak bisa di ulang
2. Apa apa yg saat ini terjadi
3. Apa apa yg akan datang, tidak bisa diprediksi
Bahkan Nabi Muhammad pernah melakukan kesalahan dan langsung mendapatkan teguran Allah :
1. Abasa : 1
Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling
2. At Tahrim : 1
Wahai Nabi! Mengapa engkau mengharamkan apa yang dihalalkan Allah bagimu? Engkau ingin menyenangkan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang
Bagaimana jika wanita blm menutup auratnya? Bagaimana cara dia untuk bertaubat? Tutup auratnya
Qs An Nur : 31
Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.
Keburuntungan apa yang akan didapatkan oleh wanita yg bertaubat tersebut? kebahagiaan dunia akhirat
Taubat apa yang dilakukan seorang hamba? Taubat yang sebenernya
Qs At Tahrim : 8
Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: “Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu”.
Apakah ada perbuatan yang bisa menghapus semua amal baik/ibadah yang kita lakukan? ada, jika murtad, maka semua amal baik yg dilakukan sebelumnya akan terhapus seluruhnya
Qs az zumar : 65
Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu: “Jika kamu berbuat syirik, niscaya akan terhapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi
Contoh perbuatan syirik adalah mendatangi dukun atau tukang ramal:
Siapa yang mendatangi dukun atau tukang ramal, lalu ia membenarkan apa yang dikatakannya, maka sungguh ia telah kufur kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad. (HR. Ahmad)
Kalau ada orang yang bisa meramal, hal itu adalah dusta krn hal gaib hanya diketahui Allah
Qs An Naml : 65
Katakanlah: “Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah”, dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.
Qs Al Jin : 26
(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu
Bintang akan menjadi pelempar setan menuju ke neraka
Qs Al Mulk : 5
Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala
Macam macam syirik :
1. Syirik besar : menyekutukan Allah
2. Syirik kecil : riya
Rasulullah bertaubat, beistighfar sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah :
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan shalat hingga kedua telapak kaki beliau membengkak, lalu ada yang berkata kepada beliau, “Apakah engkau memaksakan diri untuk ini, padahal Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memberikan ampunan bagimu atas dosa-mu yang telah lalu dan yang akan datang?” Beliau menjawab: ‘Apakah tidak boleh jika aku termasuk hamba yang bersyukur.”
Rasulullah mencontohnya segala hal termasuk taubat, istighfar, dzikir supaya kita bisa mencontohnya
Qs Al Ahzab : 21
Sesungguhnya pada diri Rasulullah ada teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap Allah dan hari akhir serta banyak berdzikir kepada Allah
Sambutan Allah kepada hambaNya yang bertaubat :
Sesungguhnya Allah sangat gembira dengan taubat hamba-Nya ketika ia bertaubat pada-Nya melebihi kegembiraan seseorang di antara kalian yang berada di atas kendaraannya dan berada di suatu tanah yang luas (padang pasir), kemudian hewan yang ditungganginya lari meninggalkannya. Padahal di hewan tunggangannya itu ada perbekalan makan dan minumnya. Sehingga ia pun menjadi putus asa. Kemudian ia mendatangi sebuah pohon dan tidur berbaring di bawah naungannya dalam keadaan hati yang telah berputus asa. Tiba-tiba ketika ia dalam keadaan seperti itu, kendaraannya tampak berdiri di sisinya, lalu ia mengambil ikatnya. Karena sangat gembiranya, maka ia berkata, ‘Ya Allah, Engkau adalah hambaku dan aku adalah Rabb-Mu.’ Ia telah salah mengucapkan karena sangat gembiranya.” (HR. Muslim )
Allah menerima taubat hambaNya kecuali syirik bahkan kepada orang yg membunuh lebih dari 99 orang :

Dahulu pada masa sebelum kalian ada seseorang yang pernah membunuh 99 jiwa. Lalu ia bertanya tentang keberadaan orang-orang yang paling alim di muka bumi. Namun ia ditunjuki pada seorang rahib. Lantas ia pun mendatanginya dan berkata, ”Jika seseorang telah membunuh 99 jiwa, apakah taubatnya diterima?” Rahib pun menjawabnya, ”Orang seperti itu tidak diterima taubatnya.” Lalu orang tersebut membunuh rahib itu dan genaplah 100 jiwa yang telah ia renggut nyawanya. 

Kemudian ia kembali lagi bertanya tentang keberadaan orang yang paling alim di muka bumi. Ia pun ditunjuki kepada seorang ‘alim. Lantas ia bertanya pada ‘alim tersebut, ”Jika seseorang telah membunuh 100 jiwa, apakah taubatnya masih diterima?” Orang alim itu pun menjawab, ”Ya masih diterima. Dan siapakah yang akan menghalangi antara dirinya dengan taubat? Beranjaklah dari tempat ini dan ke tempat yang jauh di sana karena di sana terdapat sekelompok manusia yang menyembah Allah Ta’ala, maka sembahlah Allah bersama mereka. Dan janganlah kamu kembali ke tempatmu(yang dulu) karena tempat tersebut adalah tempat yang amat jelek.” 

Laki-laki ini pun pergi (menuju tempat yang ditunjukkan oleh orang alim tersebut). Ketika sampai di tengah perjalanan, maut pun menjemputnya. Akhirnya, terjadilah perselisihan antara malaikat rahmat dan malaikat adzab. Malaikat rahmat berkata, ”Orang ini datang dalam keadaan bertaubat dengan menghadapkan hatinya kepada Allah”. Namun malaikat adzab berkata, ”Orang ini belum pernah melakukan kebaikan sedikit pun”. Lalu datanglah malaikat lain dalam bentuk manusia, mereka pun sepakat untuk menjadikan malaikat ini sebagai pemutus perselisihan mereka. Malaikat ini berkata, ”Ukurlah jarak kedua tempat tersebut (jarak antara tempat jelek yang dia tinggalkan dengan tempat yang baik yang ia tuju -pen). Jika jaraknya dekat, maka ia yang berhak atas orang ini.” Lalu mereka pun mengukur jarak kedua tempat tersebut dan mereka dapatkan bahwa orang ini lebih dekat dengan tempat yang ia tuju. Akhirnya,ruhnya pun dicabut oleh malaikat rahmat (HR Bukhori)
Tanda tanda taubat kita diterima : Meninggalkan perbuatan dosa tersebut serta memperbanyak amal ibadah seperti Shalat lebih rajin, Puasa lebih rajin dll
Bertaqwalah kepada Allah dimanapun engkau berada, dan hendaknya setelah melakukan kejelekan engkau melakukan kebaikan yang dapat menghapusnya. Serta bergaulah dengan orang lain dengan akhlak yang baik (HR. Ahmad)
Qs Al Maidah : 2
Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya
Taubatlah dari membuat kerusakan di sekeliling kita
Qs ar Rum : 41
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (kejalan yang benar)
Kalau berniat bertaubat, harus dimulai dari diri sendiri, lingkungan sekitar dikondisikan agar taubatnya lebih mudah terlaksana
Qs Ar Ra’du : 11
Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri
Jika ada wanita yang sering meminta cerai kepada suaminya tanpa alasan yang jelas, bertaubatlah :
Siapa saja wanita yang meminta (menuntut) cerai kepada suaminya tanpa alasan yang dibenarkan maka diharamkan bau surga atas wanita tersebut.” (HR. Abu Dawud)
Kalau ada orang yang taubat kemudian murtad berkali kali, maka tergolong orang munafik
Qs an nisa : 137-139
Sesungguhnya orang-orang yang beriman kemudian kafir, kemudian beriman (pula), kemudian kafir lagi, kemudian bertambah kekafirannya, maka sekali-kali Allah tidak akan memberi ampunan kepada mereka, dan tidak (pula) menunjuki mereka kepada jalan yang lurus. Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih, (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mu’min. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah
Kalau ada hamba Allah yang murtad, sangat mudah bagi Allah untuk menggantinya dengan hamba lain yang lebih baik
Qs Muhammad : 38
Dan jika kamu berpaling niscaya Allah akan mengganti(mu) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan seperti kamu (ini)
Qs An nisa : 133
Jika Allah menghendaki, niscaya Dia memusnahkan kamu wahai manusia, dan Dia datangkan umat yang lain (sebagai penggantimu) 
Qs Ibrahim : 19-20
Jika Dia menghendaki, niscaya Dia membinasakan kamu dan mengganti(mu) dengan makhluk yang baru, dan yang demikian itu sekali-kali tidak sukar bagi Allah
Taubat adalah sarana supaya timbangan kebaikan kita jauh lebih banyak dibandingkan timbangan keburukan
Qs Qoriah : 6-9
Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka dia berada dala kehidupan yang memuaskan dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah
Bagaimana jika ada laki laki dan perempuan yang berzina kemudian memiliki anak? Bertaubat utk keduanya, anaknya tetap fitrah.
Setiap anak yang lahir dilahirkan di atas fitrah hingga ia fasih (berbicara), maka kedua orang tuanya lah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi (HR Bukhori)
 
Bagaimana jika ada orang yang tidak melaksakan shalat? Maka segera bertaubat supaya tidak tergolong orang kafir. Bagaimana cara taubatnya? Laksanakan shalat.
Perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah mengenai shalat, barangsiapa meninggalkannya maka dia kafir.” (HR. Ahmad)

Komentar, Pertanyaan dan Masukkan