Mengenal lebih dalam tentang penyakit diare | Anggita citra

02. March 2018 Kesehatan 0
Apakah diare itu?
Perubahan bentuk atau konsistensi tinja, bentuk dari lembek hingga cair
Bertambah frekuensu atau jumlah bab dalam sehari lebih dari 3 kali
Jaga kebersihan dan lakukan : 5M
1. Mencuci tangan dengan bersih sebelum dan sesudah memasak
2. Memasak makanan dengan benar dan menempatkan di tempat yang bersih
3. Menjaga kebersihan lingkungan
4. Menutup makanan dengan tudung saji
5. Mibum obat jika diare untuk seluruh keluarga
Jika terkena diare :
Perut mules
BAB lebih daru 3 kali sehari
Konsistensi tinja encer
Muntah
Dehidrasi (BAK jarang dan sedikit, lemas, demam)
Kembung
Mual
Tinja bercampur darah
Tinja berbusa
Untuk pertolongan pertama, minum larutan gula garam
Hentikan diare dengan kobsunsi obat yang benar
Minum cairan isotonik untuk mengembalikan stamina, bila perlu
About diare :
Diare merupakan penyalt nenukar nomor 3 penyebab kematian di indonesia (Riskesdas, 2007)
1. TBC
2. Pneumonia
3. Diare
4. Malaria
Penyebab kematian pada bayi dan balita terbesar diaebabkan karena diare
Apa saja jenis jenis diare?
1. diare akut : berlangsung < 14 hari
2. diare kronik/persisten : berlangsung > 14 hari
3. Disentri : diare yang disertai darah serta disebabkan oleh bakteri
Penanganan diare :
Prinsip utama penanganan diare pada anak dan dewasa adalah untuk mencegah dehidrasi dan mengatasi penyebab diare
Apa saja penyebab diare?
1. infeksi bakteri, virus atau infestasi parasit
2. malabsorbsi
3. alergi makanan
4. keracunan
5. mengkonsumai makanan terlalu pedas, berlemak
6. imunodefisiensi dan sebab lainnya
Mengatasi diare yang tepat :
Cegah dan atasi dehidrasi
1. Meningkatkan konsumsi cairan, bila mual minum sedikit sedikit tapi sering
2. Mengkonsumsi oralit yang dicampur air putih sesuai takaran minimal segelas tiap kali bab
3. tetap berikan asi atau susu pada bayi kecuali diare karena alergi susu
4. hindari jus buah yang asam dan minuman bersoda
Tanda tanda dehidrasi
1. Ringan : lemas, haus, mengantuk, lidah kering, urin pekat, denyut nadi cepat dan lemah
2. Sedang : pusing, haus, mengantuk, lidah kering, bak jarang, urin pekat, denyut nadi cepat dan sangat lemah
3. berat : lemas sekali/pingsan, gelisah, lidah kering, tidak bak, denyut nadi cepat dan sulit teraba, ujung jari dingin, kejang otot
Kapan harus ke dokter?
1. berlangsung > dari 3 hari
2. demam
3. ketam perut yang parah
4. terdapat darah dalan tinja
5. tinja berwarna hitam
6. adanya tanda tanda dehidrasi
7. muntah setiap makan/tidak ada asupan makanan
Pemberian anti diare :
1. Pada bayi dan anak < 6 tahun tidak boleh diberikan obat anti diare kecuali atas petunjuk dokter, efek samping lebih berbahaya pada bayi dan anak, prolabs usus (usus terlipat)
2. pada dewasa. pemberian obat anti diare diperbolehkan
3. manfaat pemberian obat anti diare : mengurangi motilitas usus, mengikat zat asam, toksin, bakteri yang menyebabkan diare, memperbaiko konsistensi feses (menyerap air)
4. contoh kandungan obat anti diare : attapulgite, pectin, ekstrak daun jambu dll
5. obat anti diare ini dijual bebas tanpa resep dokter
6. efek samoing anti diare : mual, perut terasa begah, konstipasi, alergi
tanda tanda dehidrasi pada anak :
1. diare tanpa dehidrasi : bila terdapat 2 tanda atau lebih, baik, sadar, mata tidak cekung, keinginan untuk minum normal, tidak ada rasa haus, turgor kembali segera
2. diare dengan dehidrasi ringan atau sedang : bila terdapat 2 tanda atau kebih, gelisah, rewel, mata cekung, ingin minum terus, ada rasa haus, turgor kembali lambat
3. diare dengan dehidrasi berat : bila terdapat 2 tanda atau lebih, lesu, lunglai, tidak sadar, mata cekung, malas minum, turgor kembali sangat lambat
Mengatasi diare yang tepat
1. Pemberian zinc pada anak
zinc adalah zat gizi mikro yang penting untuk pertumbuhan anak. Manfaat zinc untuk diare, menggantikan zinc yg hilang dan mempercepat penyembuhan diare, zinc diberikan selama 10 hari berturut turut
2. Pemberian probiotik
bertujuan untuk memacu pertumbuhan bakteri baik yang dibutuhan oleh usus, contohnya, lactobacillus acidophilus, casei
Pemberian cairan pada bayi saat diare :
1. Beri cairan tambahan sebagai berikut :
menuusi anak lebih sering dan lebih lama pada setiap pemberian asi, minimal setiap 3 jam, pada anak yang telah mpasi, beri 1 atau lebih cairan seperti larutan oralit, cairan rumah tangga seperti sup. airbtajin, kuah sayuran, air matang
2. junlah cairan tambahan yg harus diberikan, utk anak berumur < 1 tahun, beri 50-100 ml setiap bab. utk anak berumur > 1 tahun, beru 100-200 ml setiap bab
Mengatasi diare yang tepat :
Penuhi nutrisi dan elekteolit yang hilang
1. tetap makan walaupun mual dan tidak lapar
2. porsi dapat dikurangi
3. bila mual, makan sedikit tapi sering
4. hindari makanan yg terlalu berat, Pedas, berlemak
5. pastikan Kebersihan makanan
6. pada anak, berikan makanan padat bila dehidrasi telah diatasi dengan pemberian cairan
7. bila anak menolak makan, tetap berikan cairan sampai nafsu makan membaik

Komentar, Pertanyaan dan Masukkan