Pengajian Sisesa | 12 Februari 2020 | Ustadz Khalid Basalamah | 70 Kekeliruan wanita (No 9-15)

12. February 2020 Tausiyah 0
No 9 Sebagian wanita mengutuk dirinya dengan kematian atau menginginkan kematian karena musibah yang menimpa mereka.
Janganlah salah seorang di antara kalian berangan-angan untuk mati karena musibah yang menimpanya. Kalau memang harus berangan-angan, hendaknya dia mengatakan, “Ya Allah, hidupkanlah aku jika kehidupan itu baik untukku. Dan matikanlah aku jika kematian itu baik bagiku.” (HR. Bukhari)
Bentuk cinta kita kepada si mayit bisa ditunjukkan dengan cara
1 Menghiburnya bahwa kematian adalah awal kehidupan akhirat yang baik untuk orang sholeh
Qs Al A’la 16-17
Tetapi kalian (orang-orang kafir) lebih memilih kehidupan dunia. Padahal kehidupan akhirat lebih baik dan lebih kekal
2 Mengejar pahala kesabaran
Besarnya pahala sesuai dengan besarnya cobaan, dan sesungguhnya apabila Allah mencintai suatu kaum maka Dia akan menguji mereka. Oleh karena itu, barangsiapa ridha (menerima cobaan tersebut), maka baginya keridhaan, dan barangsiapa murka maka baginya kemurkaan.” (HR Ibnu Majah)
Siapa saja yang tidak rela menerima ketetapan-Ku (takdir-Ku) dan tidak sabar menghadapi ujian-ujian-Ku kepada dirinya, silahkan dia mencari Tuhan selain Aku. (HR Ath Thabrani)
3 Memperbanyak amal baik yang diajarkannya
4 Mengucapkan kalimat istirja’
Qs Al Baqarah 155-156
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”.
Doa jika tertimpa musibah :
Inna lillahi wa inna ilaihi raji‘un. Allahumma ajirni fi mushibati wa akhlif li khairan minha.
Artinya :
“Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, karuniakanlah padaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku ganti yang lebih baik daripadanya.”
Musibah yang menimpa kita itu masih kecil
1 Allah meringankan musibah kita
2 Ada orang yang tertimpa musibah lebih berat
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melewati seorang wanita yang sedang menangis di sisi kuburan. Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Bertakwalah pada Allah dan bersabarlah.” Kemudian wanita itu berkata,”Menjauhlah dariku. Sesungguhnya engkau belum pernah merasakan musibahku dan belum mengetahuinya.” Kemudian ada yang mengatakan pada wanita itu bahwa orang yang berkata tadi adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian wanita tersebut mendatangi pintu (rumah) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian dia tidak mendapati seorang yang menghalangi dia masuk pada rumah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian wanita ini berkata,”Aku belum mengenalmu.” Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Sesungguhnya namanya sabar adalah ketika di awal musibah.” (HR. Bukhari)
Terkadang seorang ibu yang jahil mensoakan keburukan kepada anak anaknya hanyankarena melakukan kesalahan kecil atau tidak di sengaja.
Tiga macam doa yang akan dikabulkan yang tidak ada keraguan padanya adalah doa orang yang terzalimi, doa musafir (orang yang sedang berpergian), dan doa (keburukan) dari bapak kepada anaknya.” (HR At Tirmidzi)
Terkadang ibu mencaci maki dan melaknat hari dimana dia dilahirkan termasuk mencaci masa.
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Anak Adam telah menyakiti-Ku (karena) dia suka mencela waktu (masa). Padahal Aku-lah pencipta (pengatur) masa. Aku-lah yang menggilir antara siang dan malam”.” (HR. Bukhari)
Kesalahan tentang rukun rukun islam
No 10
Menunda shalat dari waktunya
Sesungguhnya telah datang dua orang (malaikat) kepadaku tadi malam. Keduanya menyuruhku bangkit dan keduanya mengatakam kepadaku, Pergilah! Aku pun pergi bersama keduanya. Lalu aku tiba pada seoeang laki laki yang berbaring dan laki laki yang berbaring di dekat kepalanya dengan memegang batu besar. Tiba tiba ia melemparkan batu itu pada kepalanya sehingga membuat kepalanya hancur berkeping keping lalu batu itu membuatnya tergelincir ke sini. Lalu ia mencari batu itu dan mengambilnya. Namun ia tidak kembali kepadanya hingga kepalanya kembali kepadanya hingga kepalanya kembali seperti sediakala. Kemudian ia kembali kepadanya dan melakukan sebagaimana yang dilakukan pada pertama kalinya. Aku katakan kepada keduanya Subhanallah, Siapakah orang ini? Keduanya mengatakan kepadaku, Aku akan menyampaikan kepadamu. Adapun orang pertama yang kamu datangi yang memecahkan kepalanya dengan batu adalah orang yanh mengambil al quram lalu ia menolaknya dan tidur dengan meninggal kan shalat fardhu (HR Bukhori)
Keutamaan shalat di awal waktu :
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya, amalan apakah yang paling afdhol. Beliau pun menjawab, “Shalat di awal waktunya.” (HR. Abu Daud)
Cara memasuki surga dari pintu mana saja bagi wanita :
Jika seorang wanita menunaikan shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan menaati suaminya; niscaya akan dikatakan padanya: “Masuklah ke dalam surga dari pintu manapun yang kau mau”. (HR. Ahmad)
Jika salah seorang dari kalian melihat wanita yang mengagumkannya, maka hendaklah ia mendatangi (menggauli) isterinya. Karena apa yang dimiliki wanita tersebut sama dengan yang dimiliki oleh isterinya.” (HR. Tirmidzi)
No 11 Seorang wanita tidak mengqadha shalat yang telah masuk waktunya dan belum sempat dilaksanakamnya karena keluarnya darah haid atau nifas darinya.
No 12 Seorang wanita tidak memperdulikan untuk mengeluarkan zakat mal dari perhiasan yang dimilikinya, jika telah mencapai haul dan mencapai nisabnya.
Qs at taubah 34
Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya sebahagian besar dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan batil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih, pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu”
Qs Ad dukhan 48-49
Pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu.” Yakni, akan dikatakan kepada mereka perkataan ini sebagai celaan dan olok-olok, sebagaimana firman-Nya: “Kemudian tuangkanlah di atas kepalanya siksaan (dari) air yang amat panas. Rasakanlah, sesungguhnya kamu orang-orang yang perkasa lagi mulia.”
Bahaya menimbun harta dan tidak dikeluarkan zakatnya :
Dari Abu Hurairah berkata; Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda: “Barangsiapa yang diberi harta oleh Allah -Azza wa Jalla-, lalu ia tidak menunaikan zakatnya, maka hartanya akan berubah pada hari Kiamat menjadi seekor ular berkepala putih (kerana banyak racunnya) serta memiliki dua titik hitam di atas matanya atau dua taring, lalu memakan dengan kedua tulang rahangnya (taringnya) pada hari Kiamat, lalu menyatakan, ‘Akulah harta simpananmu, akulah harta simpananmu’.” Kemudian baginda membaca ayat ini: “Dan jangan sekali-kali orang-orang yang bakhil dengan harta benda yang telah dikurniakan Allah kepada mereka dari kemurahanNya, menyangka bahawa keadaan bakhilnya itu baik bagi mereka. Bahkan dia adalah buruk bagi mereka. Mereka akan dikalungkan (disiksa) dileher mereka  apa yang mereka bakhilkan itu pada hari kiamat kelak.”  (QS : Ali Imran : 180) (HR Bukhari)
No 13
Mendiamkan suami dan anak yang tidak mengerjakan shalat, tidak menasehati dan tidak mengingkari mereka. Meninggalkan shalat dengan sengaja maka telah kafir.
No 14
Seorang ibu tidak menorrhatikan anak anak peremouannya dimana anak perempuannya sudah baligh dan sudah mengeluarkan darah haid, sementara ia tidak memerintahkannya untuk shalat, puasa dan kewajiban lainnya yang difardhukan padanya.
Qs Al Isra 23-24
Dan Rabb-mu telah memerintahkan agar kamu jangan beribadah melainkan hanya kepada-Nya dan hendaklah berbuat baik kepada ibu-bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, ‘Ya Rabb-ku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.
15 Mengkhususkan warna tertentu untuk ihram baik untuk haji maupun umroh seperti hijau dan selainnya. Demikian pula memakai penutup wajah dan sarung tangan saat ihram.
Hendaknya wanita yang sedang berihram tidak mengenakan cadar dan sarung tangan.” (HR. Bukhari)

Komentar, Pertanyaan dan Masukkan